Senin, 06 Agustus 2012

Part of me

Kekasihku, Betapa Bahagianya Aku di Sisimu

By: M. Agus Syafii

Ketika kehidupan dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang, terucap dalam sukma. Membisikkan kata mesra kepada orang yang kita cintai, "Kekasihku, betapa bahagianya aku disisimu." Kebahagiaan Itu menimbulkan rasa nyaman dan tenteram dan damai dalam tubuh kita. Rasa tenteram dan bahagia itu bukanlah sesuatu yang datangnya kebetulan tetapi memang dirancang dan direncanakan oleh Allah dengan sangat matang. Ketenteraman dan kebahagiaan yang terlahir karena adanya kasih sayang. Perasaan kasih sayang pada suami istri "ditiupkan" oleh Allah ke dalam hati mereka dan itulah bukti betapa Allah sangat berkuasa atas diri kita. 

Hari demi hari kita mengarungi mahligai rumah tangga, menebar warna dan semerbak harum mewangi bunga seperti kita pertama kali bertemu dengan orang kita cintai. Begitu terasa indah memandangnya saat ia tertidur, saat tersenyum, marah, tertawa dalam bahagia dan derita membalut keluarga. Terkadang begitu erat menggenggam jemari, akan tetapi tidak jarang terhempas terbawa angin dan derasnya air hujan seperti bah air yang menghantam membuat kita terpisah dan berteduh ditempat yang berbeda berhias fatamorgana. Menari bersama kunang-kunag tanpa cahaya, wajahnya tersamar, terkadang kita tidak mengenalinya lagi, dengan setulus hati kita merawat cinta dan kasih sayang sebagai sebuah anugerah dari Allah.

Maka disaat kita merawat cinta dan kasih sayang yang telah ditiupkan ke dalam sanubari kita, kebahagiaan dan ketenteraman kita akan rasakan. Kitapun mengungkapkan dengan setulus hati, "Sayang, betapa bahagianya aku disisimu" tetapi sebaliknya, bila kita menodainya dengan nafsu amarah maka ketenteraman dan kebahagiaan tidak pernah terwujud. Allah telah memberikan kebun indah dengan berhias aneka warna dan harum mewangi agar kita dapat menciptakan ketenteraman dalam hidup kita. Selanjutnya kita sendirilah yang diberikan kebebasan mengambil peran dalam upaya meraih ketenteraman tersebut dengan jalan merawat dan tidak menciderai rasa cinta serta kasih sayang. Disaat kita merawat seringkali tangan kita terluka terkena duri. Kalau kita mengerti, kita tidak akan mengeluh disaat kita merawat cinta dan kasih sayang rumah tangga kita sebab kasih sayang Allah menguatkan kita melalui duri-duri tajam kehidupan, semua itu mengajarkan kita dan melatih kesabaran kita untuk tetap kuat dan kokoh dalam menghadapi masalah.


"Dan diantara tanda-tanda kebesaranNya ialah Dia menciptakan pasangan untukmu dari jenismu sendiri agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan Dia jadikan diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (QS. ar-Ruum : 21).

Minggu, 05 Agustus 2012

Diary of The Aquariuz Girl: SUAMI YANG SHOLEH DAN MENJADI TELADAN

Diary of The Aquariuz Girl: SUAMI YANG SHOLEH DAN MENJADI TELADAN: CIRI-CIRI SUAMI YANG SHOLEH DAN MENJADI TELADAN  Ciri-ciri Suami Teladan: - suami yang sholeh yang sentiasa menjalankan perintah Allah...

SUAMI YANG SHOLEH DAN MENJADI TELADAN



CIRI-CIRI SUAMI YANG SHOLEH DAN MENJADI TELADAN 


Ciri-ciri Suami Teladan:
- suami yang sholeh yang sentiasa menjalankan perintah Allah
- suami yang tidak sanggup melihat isterinya meringankan perintahAllah
- suami yang bersikap mahu memaafkan dan membetulkan

CIRI-CIRI SUAMI YANG SHOLEH :
a. Mentaati Allah SWT dan Rasul-Nya dengan mengerjakan segala perintah dan menjauhi segala larangan.
b. Mendirikan rumahtangga semata-mata kerana Allah SWT
c. Melayani dan menasihati isteri dengan sebaik-baiknya
d. Menjaga hati dan perasaan isteri
e. Sentiasa tidak meminta sesuatu yang di luar kemampuan isteri
f. Bersabar dan menghindari memukul isteri dengan pukulan yang memudaratkan
g. Jangan mengejek isteri di hadapan orang lain ataupun memuji wanita lain di hadapan isteri.
h. Bersabar dan menerima kelemahan isteri dengan hati yang terbuka
i. Tidak terlalu mengikuti kemauan isteri kerana ia akan menurunkan imej dan prestasi suami sebagai pemimpin
j. Memberi nafkah kepada keluarga menurut kemampuan
k. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak
l. Bertanggungjawab mendidik akhlak keluarganya
m. Senantiasa bertanggung jawab tentang keselamatan mereka
n. Memberikan kasih sayang dan berkorban untuk kepentingan dan kebahagiaan bersama.

[http://karunia18.blogspot.com/]

Minggu, 24 Juni 2012

Our LOVE



Dear my Lord,
Thankfull for our happiness, joy, compassion, and love both of us..always keep me, my hubby, and our family in your protection and blessing, all the love of Allah SWT.

 I can't express with a thousand words..But, please promise me bring it back him so close to me, and always beside me. Coz, im really missing him..every time in every moment.. Our Love for "A Thousand Years"
Heart beats fast colors and promises how to be brave How can I love when I'm afraid to fall But watching you stand alone All of my doubt suddenly goes away somehow One step closer ..I have died everyday waiting for you Darlin' don't be afraid I have loved you for a Thousand years I'll love you for a Thousand more..

Kamis, 29 Maret 2012

itulah Cinta... "Love is YOU"


Ketika engkau tertawa oleh hal yg tidak lucu karenanya..
Ketika engkau sangat bahagia dengan hal kecil yg sangat sepele karenanya..
Ketika ia dapat membuat air matamu jatuh dengan sendirinya..
Ketika engkau menerima dia seperti adanya dirinya..
Ketika kamu memaafkan sebelum dia memintanya..
Ketika kamu mencintai tanpa mengharapkan balasannya..
Ketika kamu menunggunya meski dia tidak tahu..
Ketika kamu mengharapkannya meski dia tidak menginginkanmu..
Ketika kamu memberi apa yg tidak kamu miliki..
Ketika kamu menerima apa yg tidak km sukai darinya..
Ketika tiap detik pikiranmu slalu kepadanya..
Ketika engkau hatimu tlah tertutup untuk orang lain..
Ketika hatimu berikrar untuk bersama dia selamanya..
Ketika engkau tetap mencintainya tak kenal waktu..
Ketika engkau menangis melebihi tangisannya..
Ketika engkau bahagia bila dia telah bahagia..
Ketika engkau mencintai hingga detik terakhir hidupmu..
Dengan atau tanpanya..Sampai hari terakhirmu..
Itulah CINTA....

[ref: http://p77frogs.wordpress.com]
I luv u, My hubby...

Senin, 26 Maret 2012

My 1st Day

Happy Monday...!!!

Finally, setelah 'libur panjang'..hari ini, Senin pagi di Jakarta yang super panasnya *huft* meluncur menuju Menara Imperium, Rasuna - Kuningan. I'm in new office at 15th Floor ^_^

1st Lesson: Apa itu SITAC?

SITAC (Site Acquisition)

Sitac adalah salah satu departemen dalam bidang konstruksi yang bertugas untuk meng-acquisisi suatu daerah yang akan dijadikan site project.

SitacPDFPrint
Site Acquisition (SITAC) merupakan proses akuisisi atau pembebasan lahan dan bangunan dari pemilik ke operator, untuk pembangunan tower/pole. Proses SITAC ini dimulai dengan site hunting atau pencarian lokasi, yang mana merupakan survey awal sebelum survey lain dilakukan, survey ini untuk mendapatkan lokasi yang terdekat dengan nominal koordinat yang ada dalam desain jaringan (Nominal, RF Network dan Transmission Network Design). Hasil yang diperoleh adalah daftar dari beberapa lokasi yang sesuai dengan lokasi untuk penempatan BSC/BTS, Transmission Network dan RF Design.

Pekerjaan Survey Site Acquisition ini mencakup antara lain :
  • Searching lokasi disertai dengan koordinat GPS, peta lokasi dan situasi lapangan
  • Technical Site Survey Report (TSSR)
  • Negosiasi
  • Akuisisi
  • Ijin Warga (Sosialisasi)
  • Perijinan/pengurusan surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan)

Minggu, 26 Februari 2012

Filosofi sebuah "ikatan pernikahan"


UNTUK SUAMI
(Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Laki-laki)
Pernikahan atau perkawinan, Menyingkap tabir rahasia ...
Isteri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah ...
Justru Isteri hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita, Menjadi solehah...
Pernikahan ataupun perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama ...
Isteri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya,
Isteri ladang tanaman, Kamu pemagarnya,
Isteri kiasan ternakan, Kamu gembalanya,
Isteri adalah murid, Kamu mursyid (pembimbing)-nya,
Isteri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya ...
Saat Isteri menjadi madu, Kamu teguklah sepuasnya,
Seketika Isteri menjadi racun, Kamulah penawar bisanya,
Seandainya Isteri tulang yang bengkok, ber-hati²lah meluruskannya ...
Pernikahan ataupun perkawinan,
Menginsafkan kita perlunya iman dan taqwa ...
Untuk belajar meniti sabar dan ridho,
Karena memiliki Isteri yang tak sehebat mana,
Justru kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Muhammad Rasulullah atau Isa As,
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamaullahhuwajah,
Cuma suami akhir zaman, yang berusaha menjadi soleh ... Amiiin

UNTUK ISTRI
(Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Wanita)
Pernikahan ataupun perkawinan,
Membuka tabir rahasia,
Suami yang menikahi kamu,
Tidaklah semulia Muhammad, Tidaklah setaqwa Ibrahim,
Pun tidak setabah Isa atau Ayub,
Atau pun segagah Musa, apalagi setampan Yusuf
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman,
Yang punya cita-cita, Membangun keturunan yang soleh ...
Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya,
Suami adalah Nakoda kapal, Kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal, Kamulah penuntun kenakalannya,
Saat Suami menjadi Raja, Kamu nikmati anggur singasananya,
Seketika Suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya,
Seandainya Suami masinis yang lancang, sabarlah memperingatkannya
Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa,
Untuk belajar meniti sabar dan ridho,
Karena memiliki suami yang tak segagah mana,
Justru Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna di dalam menjaga
Pun bukanlah Hajar ataupun Mariam, yang begitu setia dalam sengsara
Cuma wanita akhir zaman, yang berusaha menjadi solehah ... Amiiin